PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dengan tegas meminta masyarakat untuk menghentikan pembalakan liar di sepanjang bukit barisan.
Karena, banjir yang menghadang di sejumlah wilayah di Riau diduga akibat sudah gundulnya hutan di sana. Sehingga hujan yang turun tidak bisa lagi ditahan dan akhirnya meluap.
"Saya berharap jangan ada lagi penebang liar. Kepala Desa dan Camat sekitar juga saya minta supaya ikut mengawasi, karena dampaknya juga dari sana (Bukit barisan)," ujar Andi Rachman.
Andi Rachman juga meminta agar kualitas pembangunan diperhatikan, terutama pembangunan jalan dan upaya antisipasi terjadinya longsor. Sehingga, begitu ada longsor jalan tetap dalam pengawasan.
"Dengan pengalaman seperti ini, daerah rawan longsor harus memiliki alternatif lain untuk akses jalan, sebagai antisipasi agar tidak terjadi jalan putus," jelas Andi Rachman lagi.
Menurut Andi Rachman, sebagai upaya pencegahan ke depan, sedapat mungkin untuk menjaga resapan Daerah Aliran Sungai (DAS) bisa lebih baik menampung curah hujan.
"Masyarakat yang tinggal di sekitar Bukit Barisan, agar menjaga lingkungan mulai sekarang," pungkasnya. (R07)
Masyarakat Diminta Tak Lakukan Penebangan Liar, Camat dan Lurah Harus Mengawasi
Redaksi
Selasa, 09 Februari 2016 - 16:01:35 WIB
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Lingkungan
Pemkab Kuansing Matangkan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman El Nino
Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52:10 Wib Lingkungan
Hari Ini, Riau Panas, Potensi Hujan Sore dan Malam Hari di Beberapa Wilayah
Selasa, 26 Mei 2026 - 11:54:46 Wib Lingkungan
Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla
Selasa, 26 Mei 2026 - 10:03:28 Wib Lingkungan

